Untuk menyiasati hal itu, sebuah tim kecil ilmuwan Eropa tengah mengembangkan aplikasi pendeteksi kebohongan tweet seseorang. Aplikasi ini diharapkan bisa meredam informasi palsu sebelum menyebar ke banyak orang.
Lalu bagaimana cara aplikasi bernama Pheme itu bisa mendeteksi tweet palsu?
Seperti dilansir Mashable dan dikutip detikINET, Rabu (26/2/2014), Pheme akan secara otomatis mendeteksi sumber berita yang disebarkan. Kemudian aplikasi ini akan melakukan analisa percapakan yang terkait tweet tersebut.
Aplikasi ini juga akan mampu menganalisa bahasa yang digunakan. Hal ini dibutuhkan untuk mengetahui apakah bahasa yang digunakan itu mengandung sensasional belaka, atau memang memiliki emosi di dalamnya.
Untuk menyempurnakan aplikasi tersebut para ilmuwan juga membuatnya bisa mengenali rumor apa saja yang pernah terjadi. Data ini kemudian akan dijadikan acuan jika ada kabar serupa yang tengah beredar.
Belum diketahui secara pasti kapan aplikasi tersebut bisa dipakai, namun ilmuwan yang berasal dari 5 universitas dan 4 perusahaan berbeda itu masih terus ingin menyempurnakannya.
Judul: Ilmuan bikin alat pendeteksi twitter palsu
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 08.41
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 08.41


0 komentar:
Posting Komentar